Kamis, 05 Mei 2016

Tugas GRAFKOM 2 "Texturing Pada Blender"

Anggota Kelompok :
Ancer Afriono 50413831
Ardi Saputro Puspitosari 51413241
Ardityo Pati Mulawarman 51413252
Erdi Wibowo 52413915
Galih Windyarto 53413634
 Kelas : 3IA13

Hasil Akhir





 Cara Pembuatan :

Pada tugas kali ini kami akan membuat sebuah objek meja yang memiliki texture kayu. Texture kayu tersebut kami ambil dari sebuah gambar diinternet. Dalam pembuatan objek meja, langkah awal yang harus dilakukan adalah menambahkan objek circle, lalu beri permukaan pada bagian objek tersebut dengan cara masuk ke edit mode, dan menekan tombol ‘F’
 






Setelah itu extrude bagian bawah dari objek tersebut agar terlihat seperti memiliki volume. Tekan ‘E’ untuk meng-extrude lalu tarik objek tersebut kebawah.





Setelah itu berikan garis ditengah dari kedua tepi objek tersebut, dengan menekan tombol ‘R’, lalu perbesar dengan menekan ‘s’.




Setelah itu bentuk bagian kaki dengan meng-extrude bagian bawah dan atur sekala dari setiap bagian dari kaki tersebut. Dan hasilnya menjadi seperti ini.




Lalu berikan modifier pada objek meja tersebut agar terlihat lebih nyata. Pada bar properties berikan modifier subdivisionsurface. Dan atur view menjadi 3. Setelah itu berikanefek smooth pada objek tersebut.







Dan jika objek sudah terbentuk selanjutnya adalah menambahkan efek texture. Masuk pada cycle render. Dan pada bar properties pilih Material. Lalu pilih gambar texture yang sebelumnya sudah disediakan, disini kami menggunakan gambar kayu sebagai materialnya. Klik open, dan pilih gambar.





Buat alas dari meja tersebut. Tambahkan objek plane dan letakan dibagian  bawah dari objek meja tersebut dan perbesar sekalanya.
 



Lalu masuk pada Compositing, dan pilih UV_unwrap-unwrap, maka akan terlihat seperti gambar dibawah ini.




Dan selanjutnya pilih gambar yang ada dibar bagian bawah, dan ubah menjadi viewport render menjadi rendered, dan hasilnya akan menjadi seperti ini.




Dan apabila sudah selesai langkah akhirnya adalah melakukan rendering, kembali lg pada mode Default. Dan pada bar properties klik icon foto, dan tunggu hasil render hingga selesai.


 Gambar yang kami gunakan :



Judul : Tugas GRAFKOM 2 "Texturing Pada Blender"
Peringkat : 2/5. 120 voting. 89 pengguna.

Rabu, 13 April 2016

Membuat Lilin Dengan Blender

Anggota Kelompok :
Ancer Afriono 50413831
Ardi Saputro Puspitosari 51413241
Ardityo Pati Mulawarman 51413252
Erdi Wibowo 52413915
Galih Windyarto 53413634
 Kelas : 3IA13

Hasil :

    Berikut adalah penjelasan singkat proses pembuatan object, Material+texturing, dan pengaturan lightning.
 Langkah pertama buat objek plane




Selanjutnya buat objek lilin dengan cylinder lalu masuk ke sculpt mode


Dan bentuk obek hingga menjadi seperti ini


Setelah objek terbentuk seperti ini langkah selanjutnya memberikan material kepada objek lilin dengan settingan seperti di bawah


Selanjutnya buat sumbu untuk lilin dengan objek yang masih sama yaitu cylinder dan letakan seperti gambar di bawah


Setelah itu beri cahaya dengan add lamp pilih point dnegan settingan seperti di bawah


Setelah itu buat api dengan langkah berikut, kita buat objek cube yang dipipihkan lalu kita berikan psych flow kita pilih fire dan selanjutnya pilih domain


Setelah itu kita berikan material dan texture agar objek api menjadi realistis


Setelah proses pembuatan lilin selesai maka langkah selanjutnya adalah proses render dan hasilnya adalah seperti ini

 


Judul : Membuat Lilin Dengan Blender
Peringkat : 2/5. 120 voting. 89 pengguna.

Kamis, 31 Maret 2016

Tugas Review Komputer Grafik

Review Teknologi Terkini Mengenai Grafi Komputer

Anggota kelompok :

Ancer Afriono 50413831
Ardi Saputro Puspitosari 51413241
Ardityo Pati Mulawarman 51413252
Erdi Wibowo 52413915
Galih Windyarto 53413634
 Kelas : 3IA13

Teknologi Grfik Komputer yang akan kami review adalah mengenai Software Blender, berikut ulasan singkat mengenai software tersebut.



Sejarah Blender
Blender adalah software open source yang mana menjadikannya software yang banyak dipilih oleh para pelajar dalam belajar  membuat animasi, efek visual, dan game. Software Blender sangat mudah untuk dipelajari bagi para pemula. Blender sendiri muncul pada tahun 1995 yang dibuat oleh perusahaan asal belanda bernama NeoGeo.
Pada awal kemunculannya sudah terlihat potensi dari software ini, yang mana software Blender dapat digunakan oleh artis diluar perusahaan NeoGeo. Lalu pada tahun 1998 sang pengembang yang bernama Ton Roosendaal memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang bernama Not A Number (NAN) yang mana bertugaskan untuk  memasarkan dan mengembangkan blender lebih jauh. Tujuan utama Ton Roosendaal adalah agar software Blnder dapat digunakan oleh pengguna komputer secara luas dan dapat dijalankan diberbagai platform.

Namun pada tahun 2001 karena kenyataan pasar yang tidak sesuai dengan harpan dari NaN maka Ton Roosendaal memutuskan untuk membentuk ulang NaN dalam sekala yang lebih kecil dan meluncurkan software komersil pertamanya, Blender Publisher. Namun karena rendahnya angka penjualan dari software ini megakibatkan perusahaan NaN ditutup, dan hal ini menandakan pengembangan dari software Blender ini pun dihentikan.
Dan pada tahun 2002 Ton Roosendaal memutuskan mendirikan sebuah organisasi non profit yang bertujuan untuk terus mengembangkan software blender agar tidak hilang ditelan zaman. Tujuan utama dari organisasi ini adalah terus mempromosikan dan mengembangkan software blender agar tetap menjadi proyek open source. Dan pada tahun yang sama blender dirilis ulang dibawah syarat-syarat GNU (General Public License). Dan pengembangan blender pun berlanjut hingga saat ini.



Penggunaan Blender
Pada penggunaan software blender sangatlah sederhana dan mudah dipahami bagi mereka yang baru berkecimpung didunia animasi. Saat tampilan awal software blender dibuka akan ada object kubus. Apabila ingin menghapus object tersbut tekan “x” pada keyboard. Dan apabila ingin menambahkan object tekan shift+a dan pilih object yang ingin digunakan. Dari object dasar yang baru saja ditambahkan dapat dimodifikasi dan disesuaikan sesuai keinginan.
 
 

Kelebihan Blender

Selain sifatnya yang open source, masih banyak kelebihan dari software blender ini diantaranya :

  • Ringan : Apabila dibandingkan dengan software sejenis, blender dapat dikatakan software yang tidak membutuhkan spesifiaksi komputer yang tinggi dalam mengoperasikannya. Blender hanya membutuhkan RAM 512mb dan prosesor pentium 4 atau sejenis dan blender pun sudah bisa berjalan dengan baik, namun blender tidak dapat bekerja dengan maksimal.

  • Multiplatform : Salah satu keunggulan blender yang membuatnya diperhitungkan dalam membandingkan software-software animasi 3D lain adalah software blender dapat berjalan dengan baik diberbagai sistem operasi, baik Windows, Mac, dan Linux.

  • Free & Open Source : Dan yang menjadi faktor utama Blender dijadikan sebagai software yang banyak digunakan oleh para pelajar adalah karena sifatnya yang gratis, dan sumber terbuka. Hal ini membuat software Blender dapat dikembangkan oleh siapa saja. Dan para penggunannya pun tidak perlu mengeluarkan biaya guna mendapatkan cap LEGAL.

  • Lengkap : Software Blender sudah dilengkapi fitur penunjang guna memberikan fasilitas bagi pada designer dan animator dalam berkaraya. Fitur yang secara otomatis diberikan oleh blender adalah game engine, sculpting, video editing, node compositing.



Kekurangan Blender

Setiap software pasti memilki kekurangan, tak luput pula software blender ini, disamping berbagai kelebihan yang ditawarkan blender pun memiliki beberapa kekurangan, diantaranya :

  •  Tampilan GUI yang  tidak sebaik software animasi 3D berbayar lainnya, hal ini dapat dimaklumi karena Blender sendiri adalah software gratis dan open source.

  •   Tidak memiliki Plugin seperti halnya software berbayar sejenis, hal ini menjadikan blender tidak dapat mengimbangi kelengkapan software berbayar dalam hal penambahan plugin.

Referensi

  
 Tugas Review Film Animasi  (Star Wars VII)

            Perkembangan visual effect di dunia perfilman sangat berkembang pesat terutama bagi industry Hollywood. Perkembangan visual effect itu sendiri beranding lurus dengan perkembangan komputer grafis dimana visual effect pada film – film Hollywood sangat bergantung dengan Komputer grafis. Implementasi komputer grafis pada film - film Hollywood yang sekarang banyak digunakan adalah CGI (Computer-Generated Imagery ) atau pencitraan yang dihasilkan komputer adalah penggunaan grafik komputer (atau lebih tepatnya, grafik komputer 3D) dalam special effect.
            Saat ini yang akan dibahas adalah penggunan CGI pada film star wars : episode VII the force awakens, dalam film ini CGI berperan penting untuk membuat visualisasi film lebih menarik dan Nampak realistis walaupun sesungguhnya semua hanya visual effect. Cgi yang diimplementasikan dalam star wars episode VII adalah pembuatan Pesawat, visual effect light saber, latar tempat. Berikut adalah beberapa gambar dari Vfx breakdown pada film star wars episode VII dalam penggunaan CGI yang berhubungan dengan grafik komputer.




  
























Dan video sudah kami lampirkan di bawah ini :






Judul : Tugas Review Komputer Grafik
Peringkat : 2/5. 120 voting. 89 pengguna.

Jumat, 08 Januari 2016

Tugas 3 Softskill "Animasi Pada Blender"

Anggota Kelompok :
-Ancer Afriono (50413831)
-Ardi Saputro .P (51413241)
-Ardityo Pati .M (51413252)

Pada kesempatan kali ini kami akan membuat animasi pada blender. karakter animasi yang kami buat adalah karakter yang menyerupai manusia yang akan memperagaka gerakan senam. frame yang kami gunakan sebanyak 2000 frame, dan 15 fps. sehingga durasi video mencapai 2 menit. animasi ini kami buat guna memenuhi tugas ke 3 mata kuliah softskill "Desain Pemodelan Grafik". Berikut kami sertakan Link video yang dapat diakses melalui youtube.

Link  : https://www.youtube.com/watch?v=NuBERUGAINo


Judul : Tugas 3 Softskill "Animasi Pada Blender"
Peringkat : 2/5. 120 voting. 89 pengguna.